Pemerintah Malaysia meluncurkan program baru bernama Matching Grant Programme untuk membantu pemilik mobil berusia 20 tahun atau lebih mengganti kendaraan tua mereka dengan model yang lebih aman dan modern. dengan program ini, pemilik mobil tua bakal mendapat insentif pembelian mobil baru hingga sekitar Rp17 juta.
Program ini diumumkan oleh Menteri Transportasi Anthony Loke dan dianggarkan sebesar RM10 juta di bawah Anggaran 2026.
Melalui inisiatif ini, setiap pemilik kendaraan yang memenuhi syarat akan menerima insentif dari pemerintah sebesar RM2.000, yang kemudian akan dipadankan (matched) oleh produsen kendaraan lokal seperti Proton atau Perodua, sehingga total insentif yang diterima bisa mencapai hingga RM4.000 untuk pembelian mobil baru.
Dilansir dari MalayMail, program ini memiliki dua tujuan utama: mengurangi jumlah kendaraan tua yang masih aktif di jalan raya, terutama yang sudah lama tidak digunakan, serta meningkatkan keselamatan lalu lintas, karena mobil yang lebih tua sering kali tidak memiliki fitur keselamatan modern.
Pemerintah menilai ada banyak kendaraan tua di jalan yang membahayakan. Data dari Departemen Transportasi Jalan (JPJ) menunjukkan bahwa hingga Desember 2025, Malaysia memiliki hampir 19,7 juta kendaraan terdaftar, dengan lebih dari 4 juta di antaranya memiliki pajak jalan yang tidak aktif selama tiga tahun atau lebih.
Agar transparan dan terkontrol, kendaraan yang diserahkan harus didaftarkan ulang secara online melalui sistem e-DeREG JPJ sebelum akhirnya diolah di fasilitas resmi.
Kendaraan tua tersebut kemudian akan dibuang melalui fasilitas scrapping berlisensi sesuai standar lingkungan, mencegah mobil tua kembali secara ilegal ke jalan.
Program ini diperkirakan akan membantu sekitar 5.000 pemilik kendaraan. Pemerintah dan produsen berharap, selain meningkatkan keselamatan, langkah ini juga akan merangsang permintaan otomotif lokal dan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan penjualan kendaraan baru.





