spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Seberapa Baik Diet Rendah Garam Untuk Tubuhmu?

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa mengurangi asupan garam dalam makanan sehari-hari bisa memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung dan tubuh secara umum.

Dikutip dari BBC, garam yang berlebihan selama bertahun-tahun terbukti berkaitan dengan tekanan darah tinggi — faktor risiko utama penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Sebagian besar garam yang kita konsumsi bukan hanya berasal dari garam yang ditaburkan di meja makan, tetapi juga dari makanan olahan, makanan cepat saji, dan produk siap saji yang tinggi kadar sodium. Batas aman konsumsi garam per hari rata-rata setara sekitar 1 sendok teh atau sekitar 2.000 miligram sodium, sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Terlalu banyak garam dalam tubuh menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air, sehingga meningkatkan tekanan darah dan bekerja lebih keras untuk jantung. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan pembuluh darah dan memicu munculnya penyakit jantung dan stroke.

Penelitian kesehatan populasi juga menunjukkan bahwa pengurangan kecil asupan garam — misalnya dengan membatasi makanan tinggi garam — dapat menurunkan tekanan darah pada banyak orang. Dampaknya bahkan terlihat pada penurunan jumlah kasus rawat inap karena penyakit kardiovaskular ketika konsumen secara bertahap mengurangi sodium dalam diet mereka.

Selain itu, risiko penyakit ginjal dan komplikasi kesehatan lainnya juga dapat berkurang ketika seseorang mengadopsi pola makan rendah garam. Garam yang dikonsumsi berlebihan sering kali menyebabkan ginjal bekerja ekstra untuk menyaring kelebihan sodium, yang lama-kelamaan dapat mengganggu fungsi organ tersebut.

Untuk memulai diet rendah garam, para ahli menyarankan agar masyarakat lebih sering memasak makanan sendiri, membaca label makanan kemasan, dan mengganti kebiasaan menambahkan garam di meja makan dengan bumbu alami seperti rempah-rempah, lemon, atau bawang putih.

Organisasi kesehatan global juga mendorong industri makanan untuk mengurangi kadar garam pada produk olahan mereka, sehingga tingkat konsumsi garam masyarakat secara keseluruhan bisa turun tanpa orang perlu melakukan perubahan drastis dalam kebiasaan makan sehari-hari.

Dengan langkah sederhana ini, banyak ahli yakin konsumsi garam yang lebih rendah akan berdampak positif tidak hanya pada kesehatan jantung, tetapi juga pada kualitas hidup jangka panjang masyarakat secara luas.

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles