Sutradara Hollywood Brett Ratner kembali menjadi perbincangan setelah namanya muncul dalam dokumen terkait Jeffrey Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ). Isu ini mencuat setelah beredarnya sebuah foto lama yang memperlihatkan Ratner duduk bersama Epstein dan dua wanita.
Foto tersebut termasuk dalam jutaan arsip dan dokumen yang dipublikasikan DoJ pada Jumat waktu setempat. Dalam keterangan resmi, DoJ menekankan bahwa penyebutan nama dalam berkas-berkas tersebut tidak serta-merta menjadi indikasi kesalahan. Meski demikian, kemunculan nama figur publik seperti Ratner tetap memancing perhatian luas, terutama di kalangan industri hiburan dan media internasional.
Ratner pun angkat bicara untuk meluruskan spekulasi yang berkembang, menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan pribadi dengan mendiang pelaku kejahatan seksual tersebut.
“Sekitar 20 tahun yang lalu, saya punya pacar,” kata Ratner kepada Fox News.
“Saya mencintainya. Kami bertunangan. Dia adalah tunangan saya. Kami pergi ke sebuah acara, dan kami duduk di sofa, dan foto itu diambil di acara itu. Saya tidak memiliki hubungan pribadi dengannya. Saya tidak mengenalnya,” jelas Ratner
Ratner dikenal sebagai sutradara film-film populer seperti Rush Hour, X-Men: The Last Stand (2006), dan Hercules (2014). Baru-baru ini, ia juga merilis film dokumenter tentang Ibu Negara AS, Melania Trump. Di tengah promosi film terbarunya, isu lama terkait Epstein kembali menyeret namanya, membuat Ratner merasa perlu memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik.
Dalam foto yang beredar, wajah dua wanita tersebut dihitamkan dan tidak dijelaskan secara detail di mana maupun kapan gambar itu diambil. Ratner menegaskan bahwa wanita yang terlihat dipeluknya dalam foto tersebut adalah tunangannya saat itu. Ia menyebut pertemuan dengan Epstein terjadi secara kebetulan dalam sebuah acara publik, tanpa adanya hubungan lanjutan setelahnya.
“Tunangan saya mengundang saya ke acara itu. Saat itu, wanita dalam foto itu adalah tunangan saya. Dan hanya itu. Itu saja. Anda terseret ke dalam hal-hal seperti ini. Ini gila. Ini mengerikan.”
Selain foto, dokumen DoJ juga memuat sejumlah korespondensi yang menyebut nama Ratner. Email dari tahun 2010 menunjukkan Epstein berusaha menghubungi Ratner melalui asistennya. Pada 2011, sang asisten disebut mengirim pesan bahwa Epstein ingin berbicara dengannya, namun tidak ada bukti Ratner merespons. Bahkan pada 2012 dan 2018, Epstein kembali menyinggung nama Ratner dalam email dan iMessage kepada pihak lain.
“Saya tidak pernah berhubungan dengan Jeffrey Epstein sebelum foto itu dan saya tidak pernah berhubungan dengannya setelahnya. Jadi, itu adalah foto saya dan tunangan saya di suatu acara.”
Isu ini juga mengingatkan publik pada kontroversi yang pernah menimpa Ratner pada 2017, ketika ia dituduh melakukan pelecehan seksual di puncak gerakan #MeToo. Ratner telah membantah tuduhan tersebut dan sejak itu jarang muncul dengan proyek baru. Film dokumenter tentang Melania Trump menjadi proyek pertamanya setelah bertahun-tahun absen dari sorotan.





