spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Makanan Tinggi Serat dapat Lindungi Otak

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa diet tinggi serat tidak hanya bermanfaat untuk pencernaan, tetapi juga berpotensi melindungi fungsi kognitif otak dan menurunkan risiko penurunan kognisi seiring bertambahnya usia.

Dilansir dari BBC, studi ini mengaitkan konsumsi serat dengan komunikasi usus-otak yang lebih sehat, sehingga perlindungan terhadap gangguan kognitif menjadi lebih kuat dibanding pola makan rendah serat.

Ahli mikrobiologi usus dari University of Aberdeen mengatakan bahwa serat memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan mikrobioma usus, yang kemudian berdampak positif pada otak melalui jalur komunikasi yang dikenal sebagai gut-brain axis. Senyawa hasil fermentasi serat, seperti asam lemak rantai pendek, dapat menurunkan tingkat peradangan dan membantu menjaga fungsi otak.

Menurut temuan lain, orang dewasa yang mengonsumsi serat dalam jumlah tinggi dapat memiliki risiko kematian akibat penyakit serius seperti penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan kanker usus besar lebih rendah dibanding mereka yang mengonsumsi sedikit serat. Ini juga menunjukkan dampak jangka panjang konsumsi serat pada kesehatan secara umum dan potensi manfaat otak.

Beberapa studi observasional menunjukkan bahwa konsumsi serat yang tinggi dapat menurunkan risiko demensia dan gangguan kognitif, terutama pada kelompok lansia dengan faktor risiko genetik tertentu. Meski tidak semua penelitian menemukan hubungan sebab-akibat langsung, tren keseluruhan menunjukkan hubungan positif antara asupan serat dengan kinerja kognitif yang lebih baik.

Para ahli gizi menekankan pentingnya mengkonsumsi berbagai sumber serat — seperti biji-bijian utuh, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian — dalam setiap makanan. Pola makan ini tidak hanya mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan, tetapi juga memberi dukungan yang lebih baik pada fungsi memori dan daya pikir.

Meski banyak orang masih belum memenuhi rekomendasi serat harian, langkah sederhana seperti menambah porsi sayur dan buah setiap hari bisa menjadi strategi yang efektif untuk menjaga kesehatan otak dan tubuh.

Para peneliti berharap bahwa temuan tersebut dapat mendorong masyarakat untuk melihat serat sebagai komponen penting dalam diet sehat jangka panjang, bukan sekadar nutrisi pelengkap.

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles