spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Perayaan 25 Tahun, Bina bangsa School Gelar ‘Legacy of Stars’

Tahun 2026 menjadi tahun yang istimewa bagi Bina Bangsa School (BBS). Jaringan sekolah dari jenjang pre-school hingga junior college yang berdiri sejak 2001 tersebut resmi menginjak usia 25 tahun.

Merayakan pencapaian tersebut, BBS menggelar konser nasional bertajuk “Legacy of Stars’ di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3). Konser ini melibatkan 478 siswa dari enam kampus BBS yang tersebat di seluruh Indonesia. Untuk pertama kalinya, perwakilan siswa dari Jakarta (Kebon Jeruk dan Pantai Indah Kapuk), Bandung, Semarang, Malang, dan Balikpapan tampil dalam satu panggung kolaboratif. Menghadirkan Western dan Chinese Orchestra, paduan suara, serta koreografi tari yang memukau.

Konser ini bukan sekadar perayaan seni, melainkan representasi konkret dari ekosistem pendidikan terintegrasi yang telah dibangun BBS selama seperempat abad. Tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar bekerja sama, berlatih disiplin, dan tampil percaya diri.

Persiapan konser menerapkan metode Virtual Synchronization. Sehingga siswa dari berbagai kota merekam bagian musik mereka sebelum dikompilasi menjadi satu komposisi utuh. Proses ini melatih kemampuan yang selaras dengan kebutuhan dunia profesional global. Seperti, kerja sama jarak jauh, kemampuan menggunakan teknologi, dan kerja tim dengan teman dari berbagai kota.

Perayaan hari jadi ke 25 tahun BBS juga menjadi momentum refleksi dan mengingat kembali perjuangan saat mendirikan sekolah ini, puluhan tahun lalu. Saat itu, para founder yakni Surya Putra Subandi bersama rekan-rekannya, Mr. Lie dan Mr. Paulus berinisasi mendirikan BBS karena melihat banyak keluarga Indonesia yang menginginkan pendididika berkualitas bagi putra-putri mereka.

Dok: Istimewa

Menjawab kebutuhan tersebut, , mendirikan Bina Bangsa School pada tahun 2001. BBS menghadirkan Singapore Curriculum dan akreditasi Cambridge di Indonesia, sehingga keluarga yang kembali ke tanah air tidak perlu mengorbankan kualitas pendidikan anak-anak mereka. Pada saat yang sama, BBS membuka akses bagi siswa Indonesia untuk memperoleh pendidikan internasional tanpa harus meninggalkan negaranya.

Pada hari pertama berdiri, BBS hanya memiliki 27 siswa, bahkan ada kelas yang berisi dua murid. Namun komitmen terhadap kualitas harus terjaga. “Saya berjanji, meskipun hanya ada dua murid, guru terbaik dari Singapura tetap akan hadir,” kenang Surya.

Dalam waktu tiga bulan, jumlah siswa meningkat signifikan menjadi hampir 600 orang. Dua puluh lima tahun kemudian, BBS berkembang menjadi jaringan sekolah dengan enam kampus strategis di Indonesia.

Setiap kampus berpola sebagai pusat pembelajaran modern dengan fasilitas laboratorium sains, ruang seni pertunjukan, fasilitas olahraga, serta sistem akademik yang menyiapkan siswa menghadapi Cambridge IGCSE dan A-Levels dengan medium Bahasa Inggris dan Mandarin.

Ribuan alumni BBS kini melanjutkan studi ke berbagai universitas ternama dunia. Konsistensi kualitas ini juga mendapat perhatian dan apresiasi internasional dari kunjungan Duta Besar Inggris. “Apa yang kita bangun bersama telah melampaui semua yang pernah saya bayangkan,” ujar Surya dalam perayaan 25 tahun Bina Bangsa School.

Prinsip leader, not follower menjadi fondasi sekolah ini. Siswa didorong untuk berpikir global tanpa kehilangan nilai dan integritas. Program seperti Model United Nations dan Harvard Model Congress menjadi ruang latihan kepemimpinan sejak dini. Untuk menjawab kebutuhan masa depan, BBS mengembangkan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics), berpadu dengan program coding, robotika, debat, dan seni pertunjukan.

Salah satu contoh integrasi tersebut adalah Wu Donglin, siswa BBS yang meraih Cambridge AS Level 2025: National First Place and Dual High Achievement Awards, sekaligus aktif memainkan alat musik dizi (Chinese flute). Pendekatan ini menegaskan bahwa logika dan kreativitas tidak berdiri terpisah, melainkan saling menguatkan dalam membentuk kompetensi masa depan.

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles