Mantan personel grup K-Pop terkenal, Enhypen, Heeseung atau kini menggunakan nama panggung Evan, untuk pertama kalinya menceritakan perjuangannya melawan kanker saat masih kecil.
Evan, yang memiliki nama asli Lee Hee-seung, mendapat diagnosis limfoma ganas ketika duduk di kelas empat. Saat itu, usianya baru 10 tahun. Limfoma ganas merupakan jenis kanker darah yang terjadi ketika sel darah putih tertentu mengalami kelainan dan berkembang secara tidak terkendali.
Evan Kenang Gejala Awal Kanker
Dalam wawancara dengan Weverse Magazine, Evan mengungkap gejala yang awalnya ia anggap sebagai flu biasa. Namun, kondisinya berubah ketika ia bermain sepak bola dan tiba-tiba kesulitan bernapas. Wawancara tersebut dikutip Channel News Asia pada Rabu (9/9/2026).
“Saya terus batuk, dan awalnya saya mengira itu hanya flu dan tidak terlalu memikirkannya, tetapi kemudian ketika saya bermain sepak bola, saya melangkah empat atau lima langkah dan tiba-tiba tidak bisa bernapas. Saya baru tahu di rumah sakit kalau itu adalah kanker,” ujar Evan.
Perjuangan Evan Melawan Kanker
Setelah menjalani pemeriksaan, Evan menghadapi rangkaian perawatan yang berat. Meski begitu, ia berusaha tetap tegar karena melihat perjuangan sang ibu yang terus mendampinginya.
“Tetapi ketika saya melihat bagaimana ibu saya merawat saya tanpa henti, saya ingin menunjukkan wajah berani untuknya,” imbuhnya.
Selain menghadapi proses pengobatan, Evan juga menyimpan kenangan pahit dari masa perawatan di rumah sakit. Ia melihat sejumlah teman yang dikenalnya selama menjalani perawatan meninggal akibat kanker. Pengalaman tersebut meninggalkan luka mendalam baginya.
Dampak Kemoterapi hingga Perundungan
Setelah menyelesaikan pengobatan, Evan kembali menjalani aktivitas di sekolah. Namun, ia menghadapi persoalan baru karena kehilangan rambut akibat kemoterapi. Kondisi tersebut membuatnya menjadi korban perundungan dari teman-temannya.
Pengalaman itu kemudian memengaruhi keputusan Evan untuk tidak banyak membicarakan perjuangannya melawan kanker. Selama bertahun-tahun, ia memilih menyimpan kisah tersebut karena merasa sulit untuk kembali mengingat masa pahit tersebut.
BACA JUGA: Viral Video Agnez Mo Latihan Jelang Syuting Reacher Season 4, Dipuji Dan Rizzuto
Kini, pria berusia 24 tahun itu akhirnya membuka kembali cerita yang selama ini ia pendam. Ia mengaku masih merasakan sakit ketika membicarakan pengalaman tersebut. Namun, kisah Evan juga memperlihatkan kuatnya dukungan sang ibu selama masa pengobatan.
“Saya sudah lama tidak memikirkannya. Rasanya sakit jika membicarakannya lagi,” pungkas Evan.






