Duo Lukman Sardi dan Jerome Kurnia kembali ke layar lebar lewat Kuasa Gelap: Perjanjian Darah atau Kuasa Gelap 2 karya sineas Rizal Mantovani. Dalam film ini, Lukman Sardi memerankan Romo Rendra. Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas.
Keduanya mendapat mandat melakukan eksorsisme di salah satu pesisir di Jawa Timur. Kuasa Gelap: Perjanjian Darah yang tayang di bioskop Tanah Air mulai 8 Oktober 2026 merupakan kelanjutan film Kuasa Gelap rilisan tahun 2024. Jilid pertamanya sukses mendulang 1,4 jutaan penonton.
Lukman Sardi mengatakan, dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, masa lalu Romo Rendra digali lebih dalam. Tak hanya menyajikan adegan seram, film ini menguak perjalanan emosional seorang romo dalam menghadapi keraguan dan iman saat menolong sesama.
“Kuasa Gelap: Perjanjian Darah akan membawa penonton lebih dalam dengan cerita latar belakang Romo Rendra. Penonton akan mengikuti bagaimana Rendra harus menghadapi masa lalunya,” kata Lukman Sardi kepada awak media di Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).
“Di momen-momen itu, saya juga merefleksi bahwa manusia kerap menemukan keraguan terhadap imannya. Kita ragu akan kuasa Tuhan. Film ini mengingatkan betapa besarnya kuasa Tuhan menyelamatkan kita dari keraguan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia mengklaim Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan terobosan baru lewat horor eksorsisme dengan skala lebih besar. Film rilisan Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment ini hadir dalam format IMAX. Penonton akan bertemu entitas kuno Rephaim.
Frustasi dan Powerless
Produser sekaligus penulis naskah Robert Ronny menambahkan, pihaknya ingin menulis naskah yang relatable dengan penonton. Dengan kondisi Indonesia sekarang, ia merasa tokoh Halim (Ferry Salim) akan mewakili banyak penonton.
“Halim frustasi dan powerless, yang akhirnya kehilangan iman. Di film ini kami mencoba untuk mengingatkan bahwa Tuhan selalu ada untuk kita. Tuhan selalu setia menunggu kita kembali ke jalan-Nya,” Robert Ronny membeberkan.
Sementara itu, Rizal Mantovani menjanjikan dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, ada teror besar, dari entitas kuno Rephaim. Rephaim sebenarnya terikat pada dominion (wilayah). Karenanya, di film ini, terornya bukan hanya pada satu keluarga tapi kota.
Teror Berskala Besar
“Mewujudkan teror berskala besar menjadi tantangan. Di film ini, Rephaim ingin disembah manusia, dengan kompensasi berupa nyawa. Ini akan selalu jadi pengingat kita bahwa tiap perbuatan selalu ada konsekuensinya, termasuk dosa yang kita perbuat,” ujarnya.
Sebagai informasi, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menampilkan perjalanan Romo Rendra dan Thomas dalam menyelamatkan nyawa Daniel (Venly Arauna), putra Halim dan Linda (Feby Febiola).
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menunjukkan, bahwa apa yang disembunyikan manusia dalam gelap akan selalu ditagih. Setan akan terus berusaha meruntuhkan iman manusia, bahkan di masa tersulit kita.






