spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Bangkitnya Rephaim dari Era Perjanjian Lama

Perjanjian Lama mencatat sejumlah peristiwa penting, salah satunya Nuh. Saat populasi manusia makin banyak, kitab Kejadian mendeskripsikan anak-anak Allah jatuh hati pada “anak-anak manusia.” Pernikahan anak-anak Allah dan “anak-anak manusia” ini melahirkan orang-orang raksasa kenamaan.

Kejadian sebagai kitab Taurat pertama menyebutnya Zaman Purbakala. Salah satu akar sejarah dari ribuan tahun sebelum Masehi inilah menjadi fondasi cerita film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah karya sineas Rizal Mantovani.

Orang-orang raksasa ada di era sebelum dan sesudah zaman Nuh. Berbagai sumber menyebut, mereka tak percaya pada keputusan Nuh membangun bahtera sebelum air bah membaptis Bumi. Akhirnya, yang selamat hanya Nuh, istrinya, tiga anak, dan menantunya.

Orang-orang raksasa ini tewas bersama air bah dan arwah mereka “melayang” di dunia orang mati. Di era sebelum air bah, ada orang-orang raksasa ini disebut Nefilim. Berganti zaman, Kejadian 14 mencatat Raja Elam, Kedorlaomer, mengalahkan orang-orang Refaim di kawasan Asyterot-Karnaim.

Berbagai rujukan menyebut, Nefilim dan Refaim saling terkait utamanya saat membahas ras raksasa. Para raksasa yang tak mengenal Tuhan dan tewas akhirnya menjadi arwah jahat. Dalam konteks sastra kuno, Refaim juga berarti arwah.

Refaim juga bermakna bayang-bayang orang mati atau makhluk “bawah tanah” (dari dunia orang mati). Sekumpulan orang raksasa yang tewas di zaman Nuh, konon menjadi roh-roh yang “terikat” dan mendiami alam ini. Di sinilah, salah satu kengerian bermula.

 

Refaim dan Kuasa Gelap

Lalu, apa hubungannya Refaim dengan kisah Kuasa Gelap: Perjanjian Darah? Begini, Romo Rendra (Lukman Sardi) dan Romo Thomas (Jerome Kurnia) dapat mandat melakukan ritual eksorsisme terhadap Daniel (Venly Arauna). Daniel anak pasangan Halim (Ferry Salim) dan Linda (Feby Febiola). Halim adalah juragan ikan di salah satu pelabuhan di Jawa Timur.

Belakangan, ada banyak kejadian janggal di sana. Salah satunya, ada kuli mabuk lalu tewas tercebur ke laut. Kondisi mayatnya mengerikan. Mukanya mengerut. Matanya mendelik. Warga makin gelisah. Halim berkukuh kondisi pelabuhan baik-baik saja.

Ia juga ngotot Daniel tidak kerasukan dan akan dibawa berobat ke Singapura. Bahkan, Halim tampak tak senang melihat kehadiran Rendra di kampungnya.

Perlahan sebuah rahasia kelam terkuak. Suster Aloysia (Lydia Kandou) mengaitkan kondisi Daniel yang makin parah dengan eksistensi roh jahat bernama Refaim. Saat itulah, Rendra sadar, lawannya kali ini sungguh tangguh.

Masa Lalu, Pengampunan, dan Legawa

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah membahas pertarungan setan paling seram dengan manusia yang dekat dengan Tuhan. Namun, isu-isu yang menyertainya bergerak pada skala mikro sekaligus dekat dengan keseharian penonton.

Dalam perjalanan menuju babak akhir yang sangat tegang, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menyuguhkan pentingnya berdamai dengan masa lalu, pengampunan, dan legawa saat Tuhan seolah membiarkan kita menanggung duka lara sendirian.

Film ini bergerak lewat pesan sederhana namun mengena seperti, sebelum menyelesaikan masalah orang lain, bereskan dulu problem diri sendiri. Jangan harap bisa membuat hidup orang lain manis jika masih ada akar pahit tertanam di hati nurani.

Pendek kata, jangan jadi orang buta menuntun orang buta. Masalah personal ini tergambar dalam pergolakan batin Rendra. Romo Thomas sendiri bukan tanpa masalah. Ia tengah berkompromi dengan letupan emosi, jiwa muda, dan validasi.

 

Bukan Sekadar Obral Jumpscare

Jadilah, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah bukan sekadar obral jumpscare dan teror lelembut. Lebih dari itu, film ini gambaran perjalanan spiritual anak manusia mencari Tuhan, kedamaian hati, dan pintu maaf.

Chemistry Lukman Sardi dan Jerome Kurnia sebagai sesama peraih Piala Citra Pemeran Pendukung Pria Terbaik sangat solid. Mereka berada di level frekuensi yang sama sekaligus belivable dan jadi tumpuan harapan penonton.

Kejutan datang dari Venly Arauna. Pendatang baru ini menyuguhkan aura creepy bahkan dari sejak kali pertama muncul di layar. Kebanyakan korban setan dalam film Indonesia adalah perempuan.

 

Perfoma Venly Arauna

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah bergerak dari arah lain. Cowok. Muda. Good looking. Tapi, bisa “diapa-apain” hingga yang tersaji di layar lebar adalah Daniel yang merasa tidak cukup, labil, hopeless, depresif, dan kesepian.

Momen saat Daniel berada di titik kritis lalu menangis benar-benar mengetuk pintu hati penonton. Audiens berempati pada nasibnya yang terbelenggu di rumah mewah juga diganggu iblis. Dua masalah yang sama besar dan sama gilanya.

Transformasi Daniel hingga efek visual Refaim membuai mata. Kuasa Gelap: Perjanjian Darah pada akhirnya menjadi visual ironi. Rumah yang harusnya menjadi tempat aman malah menjelma “neraka” kecil.

Keluarga yang harusnya jadi tempat paling teduh malah terasa lengang dan dingin. Benih-benih iman harusnya disemai untuk menutupi celah-celah sepi ini. Saat benih tak disemai, saat itulah si mata merah mengintai.

 

Sebagai Sebuah Sekuel…

Sebagai sekuel, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah terasa lebih akbar dengan babak akhir lebih klimaks jika dibandingkan dengan jilid sebelumnya. Production value-nya pun lebih megah, membingkai wajah sosial yang kompleks.

Yang tak sempat menonton Kuasa Gelap (2024) tidak perlu khawatir. Anda tetap bisa mengikuti alur cerita Perjanjian Darah. Di menit awal, Anda juga bisa melihat dua “mata rantai” dari Kuasa Gelap edisi perdana hadir di sini.

Kuasa Gelap rilisan 2024 mendulang 1,4 jutaan penonton. Ia menjadi film Indonesia terlaris ke-13 pada tahunnya. Kini, sukses tidaknya Kuasa Gelap: Perjanjian Darah berada di tangan Anda. So, selamat menonton!

 

Pemain: Jerome Kurnia, Lukman Sardi, Ferry Salim, Febby Febiola, Lydia Kandou Venly Arauna

Produser: Robert Ronny, Prima Taufik

Sutradara: Rizal Mantovani

Penulis: Robert Ronny, Andri Cahyadi

Produksi: Paragon Pictures, Ideosource Entertainment

Durasi: 117 menit

 

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles