spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Di Balik Memorabilia Agnez Mo, Ada Kerja Keras 10 Jam Poles Replika Batik

Agnez Mo mewariskan memorabilia di Hard Rock Los Angeles, AS, pada September 2026. Ada dua replika kostum ikonis Agnez Mo yang dipajang di sana. Pertama, kostum Lila Hoth dari serial Reacher season 4 yang mendunia. Kedua, kain batik yang muncul di video klip “Long As I Get Paid.”

Agnez Mo mengenakan jubah batik rancangan maestro Anne Avantie. Kini, replika batik itu menjadi pesona kelas dunia. Rupanya, ada cerita seru sebelum replika itu terbang ke Hollywood. Penata rias Bubah Alfian berbagi cerita di medsos.

Bubah Alfian menyebut, replika batik itu lahir dari cinta, dedikasi, dan semangat seniman Indonesia. Karenanya, ia berterima kasih kepada sejumlah pihak termasuk Anne Avantie dan Agnez Mo yang memberi kepercayaan, kesempatan, juga ruang kreasi untuk para seniman di Tanah Air.

Karya ini berawal dari tangan kreatif para seniman Jember Fashion Carnaval dan Batik Pocangan. Mereka mencurahkan waktu, tenaga, dan keahlian menyajikan detail busana ini selama berhari-hari dengan puluhan wanita Jember yang membatik.

“Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah re-kreasi, melainkan bentuk penghormatan terhadap sebuah mahakarya, sekaligus perayaan atas kreativitas dan keindahan karya seniman Indonesia. Perjalanan ini tentu tidak mudah,” Bubah Alfian menulis di medsos.

“Dengan tenggat waktu yang sangat terbatas, kami harus menyelesaikan begitu banyak detail dalam waktu yang singkat. Hingga akhirnya, dengan penuh kerendahan hati, saya meminta bantuan Kak Tommy dan Kak Yudhis untuk menyempurnakan karya ini,” imbuhnya.

 

Cerita, Perjuangan, dan Cinta

Bubah Alfian membagikan kisah ini di akun Instagram terverifikasi, 1 Oktober 2025. Ia mengunggah potret Agnez Mo dari klip “Long As I Get Paid” hingga cuplikan adegan Lila Hoth dalam Reacher season 4. Setelahnya, Bubah Alfian berbagi cerita.

“Dalam waktu hanya 10 jam, dengan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa, karya ini akhirnya dapat diselesaikan tanpa tidur oleh Kak Tommy Yudhis terima kasih banyak. Bagi saya, nilai sebuah karya tidak hanya terletak pada hasil akhirnya,” ujarnya.

“Tetapi juga pada cerita, perjuangan, dan cinta dari setiap tangan yang terlibat di dalamnya. Ini bukan hanya tentang sebuah busana, tetapi tentang puluhan seniman yang bersatu untuk membawa kebanggaan Indonesia ke panggung dunia,” ungkap Bubah Alfian.

 

Thank You

Ia berharap, tiap orang yang terlibat dalam perjalanan kreatif ini selalu bangga. Para seniman daerah yang berjuang di balik layar pada akhirnya menjadi bagian penting dari karya tersebut. Dari tangan-tangan Indonesia untuk panggung dunia.

Lebih lanjut, Bubah Alfian mengajak siapa saja yang tengah berada di Los Angeles atau berencana terbang ke sana, untuk mampir ke Hard Rock Cafe dan melihat karya tersebut secara langsung.

Di sisi lain, Agnez Mo mengapresiasi kinerja para seniman Tanah Air. Dukungan sesama seniman sangat berarti. “Thank you @bubahalfian sudah bikin replikanya,” tulisnya di kolom komentar. Salut!

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles