Leonardo DiCaprio menghebohkan jagat maya. Ia mengunggah video dokumentasi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimantan. Dalam video tampak, orangutan berjuang demi bertahan hidup. Sementara itu, api membakar pepohonan. Asap membubung hingga mengaburkan jarak pandang. Warga menanggung dampaknya berbulan-bulan.
Kondisi satwa yang selama ini menjadi penghuni sekaligus penjaga hutan pun tak kalah mengenaskan. Video yang sama juga memperlihatkan upaya para relawan memadamkan api di tengah kepungan asap.
Kemarau panjang, perubahan iklim, dan dugaan pembakaran hutan membuat alam merana tahun ini. “Lebih dari 2 juta ekar (800.000 hektare) hutan telah terbakar di pulau Kalimantan dan Sumatra,” cuit Leonardo DiCaprio. Ia menyertakan tautan berisi informasi terkini seputar karhutla dan dampaknya.
“Perubahan iklim membuat hutan Kalimantan menjadi lebih kering, panas, dan rentan terhadap kebakaran — sering kali, aktivitas manusia membuka lahan pertanian memicu kebakaran ini,” Leonardo DiCaprio membeberkan.
Video yang sama menyajikan fakta lahan gambut terbakar. Leonardo DiCaprio menyebut, pembakaran lahan gambut memicu lepasnya karbon dalam jumlah sangat besar. Ini memperparah krisis iklim dan keragaman hayati.
Dampak lain, karhutla menimpa satwa yang mestinya mendapat perlindungan. “Lebih dari 5 juta orang terpapar asap kebakaran hutan. Orangutan Kalimantan melarikan diri dari kebakaran hutan, seiring hilangnya habitat mereka,” cuitnya.
Nasib Owa Kalimantan
Lebih lanjut, Leonardo DiCaprio mencatat BKSDA di Kalimantan Tengah dengan dukungan BOS Foundation berupaya melindungi orangutan. Sejumlah orangutan kini mendapat perawatan dokter hewan.
“Owa Kalimantan yang menghabiskan hampir seluruh hidup mereka di pepohonan, hanya punya sedikit pilihan untuk menyelamatkan diri saat api melahap hutan di sekitar mereka,” bintang film Titanic menambahkan.
Sebagai informasi, Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan owa merupakan primata berukuran 40 sampai 65 cm dengan berat 3,9 hingga 12,7 kg. Ia tidak memiliki ekor. Lengannya panjang, bahkan suaranya nyaring.
Merespons Kebakaran Hutan
Sehari-hari, owa Kalimantan mengonsumsi buah. Ia juga memakan tumbuh-tumbuhan. Biasanya, owa hidup di hutan tropis kawasan Asia Tenggara, termasuk di Sumatra, Kalimantan, dan Jawa. Kini, Karhutla mengancam eksistensi owa Kalimantan.
“Pemerintah Indonesia, petugas pemadam kebakaran, masyarakat setempat, organisasi konservasi, tim penyelamat satwa liar, dan para peneliti saling bantu dalam merespons kebakaran ini,” beri tahu Leonardo DiCaprio.
Sang aktor menambahkan, sejumlah organisasi bekerja sama di garis depan. Mereka mendukung pemadaman kebakaran demi melindungi hutan juga satwa liar.






