Proses produksi film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah resmi rampung. Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment memastikan proyek ini hadir dengan skala lebih besar. Film pertama sebelumnya mencatat lebih dari 1,4 juta penonton dan sukses secara global.
Sekuel ini juga memperluas jangkauan distribusi. Film pertamanya bahkan terjual ke 53 negara dan sempat menduduki peringkat teratas Netflix Indonesia.
Produser Robert Ronny mengungkapkan bahwa proyek ini sudah lama ia rencanakan. Ia ingin menghadirkan pengalaman sinematik yang lebih kuat dari film sebelumnya.
Salah satu pembaruan terlihat dari pemilihan lokasi syuting. Tim produksi menggunakan kawasan pesisir sebagai latar utama film.
Pendekatan ini memberi warna baru dalam semesta cerita. Penonton akan melihat dimensi berbeda dari dunia Kuasa Gelap pada film perdana.
Skala produksi juga terasa dalam adegan besar. Salah satu adegan puncak melibatkan lebih dari 200 figuran di sebuah gereja.
Sutradara Rizal Mantovani bahkan turun langsung ke lapangan. Ia ikut mengoperasikan kamera bersama kru dalam beberapa momen penting.
“Dengan sukses nya Kuasa Gelap yang pertama, kami ingin menghadirkan film Kuasa Gelap dengan skala yang jauh lebih besar, bukan hanya dari sisi cerita dan treatment yang lebih kompleks, tapi juga dari sisi bagaimana film ini menjadi lebih cinematic. Ini bukan sekadar sekuel. Ini adalah perwujudan visi film kuasa gelap yang memang kami inginkan sejak awal,” ujar produser Robert Ronny.
“Menghasilkan momen yang magis dan grande tidak bisa dilakukan sendiri. Ini adalah hasil kolaborasi seluruh divisi sutradara, sinematografer, kru, aktor, hingga ratusan extras yang hadir dengan penuh dedikasi. Saya bangga dengan apa yang telah kami hasilkan bersama,” ungkap sutradara Rizal Mantovani.
Nama-nama seperti Jerome Kurnia, Lukman Sardi, hingga Lydia Kandou ambil bagian dalam film ini. Produksi juga melibatkan sinematografer Yadi Sugandi dan produser Prima Taufik.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026. Film ini diharapkan melanjutkan kesuksesan pendahulunya sekaligus menghadirkan pengalaman horor yang lebih kuat.




