spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Sutradara Imam Tantowi Meninggal Dunia, Dikenal Lewat Film Soerabaia 45 dan Saur Sepuh

Kabar duka datang dari industri film Indonesia. Sutradara legendaris Imam Tantowi meninggal dunia dalam usia 80 tahun. Kabar Imam Tantowi meninggal dunia dikonfirmasi Humas Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) dan Direktur Rumah Film Indonesia, Evry Joe, lewat pernyataan sikap yang diterima Volkpop, pada Jumat (21/8/2026).

Dikenal sebagai penulis naskah dan sutradara lintas generasi, karier Imam Tantowi di industri film dimulai pada dekade 1970-an lewat Dang Ding Dong serta Ira Maya dan Kakek Ateng.

Karier Imam Tantowi mencapai puncak kala dipercaya menyutradarai Saur Sepuh: Satria Madangkara (1987) yang diadaptasi dari serial sandiwara radio populer Saur Sepuh. Saur Sepuh: Satria Madangkara jadi film terlaris di Jakarta lantaran mendulang lebih dari 575 ribu penonton.

Karenanya, dibuatlah sekuel Saur Sepuh 2: Pesanggrahan Keramat, Saur Sepuh 3: Kembang Gunung Lawu, dan Saur Sepuh 4: Titisan Darah Biru. Semuanya sukses di tangga box office Indonesia. Meninggalnya Imam Tantowi, kehilangan besar bagi Indonesia.

“Kembali ada berita duka dari insan perfilman Indonesia. Telah meninggal dunia Bapak Imam Tantowi, beliau adalah sutradara besar kita. Berpulang pada sore ini di usia 80 tahun. Rumah duka di kawasan Karawaci, Tangerang,” kata Evry Joe, kemarin.

“Berita ini saya sampaikan, saya atas nama Evry Joe, Humas Persatuan Artis Film Indonesia dan Direktur Rumah Film Indonesia. Saya pribadi mengucapkan selamat jalan Mas Imam, semoga karya-karyamu menjadi pembelajaran untuk sineas-sineas muda,” imbuhnya.

Kabar duka yang sama diumumkan pihak Festival Film Indonesia lewat unggahan di akun Instagram terverifikasi, kemarin. Mengunggah potret monokrom Imam Tantowi, pihak FFI melantun doa indah untuk almarhum.

“Festival Film Indonesia turut berduka sedalam-dalamnya atas kepergian H. Imam Tantowi 13 Agustus 1946 – 21 Agustus 2026. Terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan,” ungkap akun tersebut.

“Semoga setiap kebaikan dan karya yang ditinggalkan menjadi amal yang terus mengalir,” imbuh pihak FFI. Imam Tantowi sendiri bukan sekadar sutradara pencetak box office lokal di eranya. Ia pernah menang Piala Citra.

Momen emas ini terjadi pada 1989 kala Imam Tantowi menggarap film Soerabaia 45, tentang perang era kemerdekaan yang kemudian dikenal dengan peristiwa 10 November di Surabaya, Jawa Timur. Tanggal 10 November lalu diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Lewat Soerabaia 45, Imam Tantowi meraih Piala Citra Sutradara Terbaik dalam FFI 1989. Di layar kaca, Imam Tantowi melahirkan sinetron ikonis Tukang Bubur Naik Haji. Sejumlah insan film melayangkan dukacita mendalam atas berpulangnya Imam Tantowi.

“Selamat jalan Pak Imam. Terima kasih sudah menciptakan tokoh Bos Romlah di Tukang Bubur Naik Haji,” ungkap Nova Soraya. “Innalilahi wa inna ilaihi rojiun,” cetus David Chalik. “Turut berduka cita,” Alvin Adam merespons.

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles