spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Kenali Tanda Pasangan Belum Move On dari Masa Lalunya

Psikolog ternama Jeffrey Bernstein, Ph.D., melansir temuan terbarunya melalui platform Psychology Today mengenai fenomena ikatan emosional masa lalu dalam hubungan asmara terkini. Beliau mengulas secara mendalam fenomena di mana seseorang masih memperlihatkan tanda pasangan belum move on meski telah mengarungi kisah baru.

Kendati menjalin hubungan baru merupakan langkah lumrah, kehadiran sisa perasaan dari masa lalu tetap berpotensi mengganggu keharmonisan pasangan. Oleh karena itu, generasi muda perlu memahami dinamika psikologis ini agar mampu menjaga ketenangan dalam membina persaudaraan kasih.

Pertama, pasangan sering membandingkan hubungan saat ini dengan pengalamannya bersama sang mantan secara terus-menerus. Selain itu, kebiasaan memperlakukan masa lalu sebagai tolok ukur dapat memaksa seseorang merasa bersaing dengan bayangan masa lalu yang tak kasatmata.

Kenali Tanda Pasangan Belum Move On Lewat Respon Emosional

Kedua, respon emosional yang terlalu berlebihan saat mendengar kabar mantan juga menjadi sinyal kuat yang patut diwaspadai. Sementara itu, perasaan sedih atau marah yang meluap-luap menandakan bahwa masih ada persoalan ganjal yang belum tuntas di antara mereka.

Selanjutnya, komunikasi yang terlampau intens pada ranah pribadi memperjelas batas gundah dalam hubungan. Di sisi lain, menjadikan mantan sebagai tempat utama untuk mengadu dan curhat dapat mengikis rasa aman pasangan masa kini secara perlahan.

Baca Juga: Waspadai 5 Kesalahan Skincare Malam yang Bisa Rusak Skin Barrier!

Keempat, seseorang kerap mengagungkan kisah lamanya hingga menganggap hubungan dengan mantan jauh lebih sempurna. Padahal, kenangan nostalgia sering kali memalsukan kenyataan dengan menutup-nutupi konflik pelik yang pernah terjadi sebelumnya.

Langkah Bijak Mengatasi Sisa Perasaan Masa Lalu

Namun demikian, Dr. Jeffrey Bernstein—alumnus Universitas Maryland yang telah menulis berbagai buku hubungan—menegaskan bahwa kenangan lama tidak selalu berarti keinginan untuk balikan. Menurutnya, hal terpenting adalah mengukur sejauh mana dampak ikatan emosional tersebut mengganggu hubungan yang sedang berjalan.

Oleh sebab itu, dialog terbuka tanpa prasangka menjadi kunci utama untuk merajut kesepahaman bersama. Selanjutnya, berikan ruang bagi pasangan untuk menjelaskan alasan di balik sikapnya tanpa harus terburu-buru menghakimi.

Dengan demikian, kalian dapat menetapkan batasan yang sehat serta saling memperkuat fondasi kepercayaan. Selain itu, fokus merawat kebahagiaan masa kini jauh lebih berharga daripada terjebak dalam labirin masa lalu.

Pada akhirnya, mengenali tanda pasangan belum move on menjadi langkah awal untuk menyelamatkan ikatan asmara kalian dari keraguan. Yuk, fokus bina hubungan yang sehat dan saling menyayangi dengan sepenuh hati mulai hari ini!

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles