Raisa Andriana tak hanya jadi penyanyi, penulis lagu, dan aktris. Ia memasuki babak baru dalam karier saat dipercaya sebagai Srikandi dalam Pagelaran Sabang Merauke: Hikayat Srikandi Nusantara di Indonesia Arena Senayan Jakarta, dari 21 sampai 23 Agustus 2026.
Di sela kesibukan, Raisa pamer sejumlah foto dan video mengenakan kostum merah keemasan ala Srikandi, lengkap dengan panah dan tiara berkilauan. Tak main-main, ibu satu anak ini menjalani latihan intensif di Jakarta dan Yogyakarta. Totalitas adalah kunci.
Tampil perdana sebagai Srikandi di Jakarta, Jumat (21/8/2026), Raisa mengaku senang, lega, juga bangga.
“Senang banget, akhirnya pecah telur juga jadi Srikandi. Jadi, terima kasih,” kata Raisa kepada awak media. “Selain happy karena sudah bisa memasuki karakter Srikandi, aku senang karena bisa mengemban pesan yang begitu berat, tapi penting di dalam pagelaran Sabang Merauke ini,” imbuh pelantun “Apalah Arti Menunggu” dan “Kali Kedua.” Bagi Raisa, Srikandi simbol ketangguhan. Karakternya relevan dengan wajah Indonesia hari ini.
Pagelaran Sabang Merauke: Hikayat Srikandi Nusantara memang bertabur bintang. Selain Raisa, ada Yura Yunita, Indra Bekti, hingga Padi Reborn. Sejatinya, Indonesia punya banyak Srikandi alias perempuan tangguh dengan kontribusi tak main-main hingga kini.
Ini merefleksikan kekayaan Indonesia dengan budaya beragam tepat seperti semboyan, Bhinneka Tunggal Ika. Laporan khas Volkpop kali ini menghimpun lima potret Raisa sebagai Srikandi. Tak sekadar cantik, Srikandi ala Raisa simbol kecerdasan dan ketangguhan.
Raisa Berlatih di Yogyakarta

Mengunggah sejumlah potret di akun Instagram terverifikasi, pada 14 Agustus 2026, kala berlatih dengan ratusan seniman maupun penari di Yogyakarta, Raisa bersyukur dilingkungi tim solid dengan kinerja penuh dedikasi.
“Srikandi dumps! Bersyukur atas momen yang kita lalui di Jogjakarta. Tim luar biasa, talenta luar biasa, dan kami akan berikan pertunjukan luar biasa minggu depan. Kebudayaan seindah dan sekaya ini, memang hanya Indonesia yang punya,” tulisnya.
Srikandi Memerah dengan Busur Panah

Salah satu foto menampilkan Raisa berkostum Srikandi lengkap. Pemilik album Handmade dan Ambivert ini memakai kemben merah dengan outer berupa lengan pendek tanpa motif.
Atasan merah menyala ini dipadu jarit motif parang plus mahkota berkilauan. Menajamkan ketangguhan perempuan, Raisa membawa busur panah dengan detail ukiran. Wow!
Koreografi, Dialog, dan Nyanyi

Fokus berlatih dan mengingat tiap detail koreografi adalah kunci Raisa tampil prima dalam Pagelaran Sabang Merauke: Hikayat Srikandi Nusantara. Maklum, ia berdialog, menghafal koreografi bersama lawan main, hingga menyanyi di panggung.
Khusus untuk Srikandi, ada lagu baru “Cahaya Hati” karya Eross Candra dan Vice President Director and Deputy CEO iForte, Silvi Liswanda. “Cahaya Hati” menambah panjang deret daya tarik Pagelaran Sabang Merauke: Hikayat Srikandi Nusantara.
Denny Wirawan Hingga Bubah Alvian

Ada banyak nama tenar di dunia seni Tanah Air yang mendukung penampilan Raisa sebagai Srikandi. Kostum bernuansa merah emas yang dipakai Raisa karya desainer Denny Wirawan.
Riasan wajah sang diva dipoles Direktur Jember Fashion Carnaval, Buah Alfian. Merah merefleksikan keberanian. Raisa benar-benar menyala dalam Pagelaran Sabang Merauke.
Ketika Raisa Geladi Resik

Salah jika Anda mengira ini momen Raisa tampil dalam Pagelaran Sabang Merauke: Hikayat Srikandi Nusantara. Ini baru geladi resik. “Dress rehearsal terakhir sebelum show,” beri tahu Raisa di medsos, 21 Agustus 2026.
Bayangkan, baru final rehearsal saja seakbar ini. Apa kabar saat pertunjukan resmi digelar. Penampilan Raisa sebagai Srikandi panen pujian. Lewat pergelaran ini, Raisa mengukuhkan posisi sebagai seniman serbabisa.






