spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Ariana Grande Kecam Donald Trump Gegara Lagunya Dipakai untuk Konten Politik

Penyanyi Ariana Grande naik pitam saat salah satu hitnya, “We Can’t Be Friends (Wait for Your Love)” digunakan dalam klip medsos yang mempromosikan agenda Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Klip tersebut menampilkan Donald Trump berjalan menuju podium dalam acara pidato dan diberi keterangan berupa lirik lagu “We Can’t Be Friends (Wait for Your Love),” yang memuncaki tangga lagu Billboard Hot 100, “Me and my truth we sit in silence.” Potongan lagu ini diikuti dengan pernyataan mengenai olahraga wanita.

“Pria tidak bisa melahirkan dan seharusnya tak pernah berkompetisi dalam olahraga wanita,” begitu isi unggahan tersebut. Melansir dari Billboard, Kamis (20/8/2026), tim Donald Trump menambahkan keterangan pada unggahan itu, “Hal ini seharusnya tidak kontroversial! #trump #arianagrande #maga.” Menolak diam, Ariana Grande mengecam keras pemerintahan Donald Trump di kolom komentar, karena menggunakan karyanya. “Jangan pernah gunakan musikku lagi. Lagipula, kebenaran versimu itu palsu,” cetus Ariana Grande.

Sementara itu, para penggemar Ariana Grande yang disebut Arianators membanjiri kolom komentar untuk memberi tahu pemilik album Petal atas unggahan tersebut. “Apakah Ariana tahu dia menggunakan lagunya LAGI?” penggemar Ariana Grande mempertanyakan.
Dalam catatan Variety pada Kamis (20/8/2026), ini kali kedua dalam kurun waktu dua bulan Ariana Grande bereaksi keras terhadap Donald Trump karena memakai salah satu lagunya di medsos. Juni 2026, Gedung Putih menggunakan lagu “Bye” dalam unggahan TikTok.

Unggahan tersebut memperlihatkan agen ICE menangkap dan memborgol sejumlah orang. “Bye” digunakan untuk menyertai unggahan ini. Ariana Grande benar-benar tak habis pikir kala mendapati konten tersebut.

“Tolong jangan pernah gunakan musik saya untuk hal-hal yang berkaitan dengan tindakan biadab, tidak manusiawi, dan keji ini. Perse*** dengan ICE,” demikian Ariana Grande memperingatkan.

Tim Ariana Grande berhasil meminta agar audio lagu “Bye” dihapus dari unggahan tersebut. Sementara itu, unggahan yang menggunakan “We Can’t Be Friends” masih eksis di medsos.

Seperti diketahui, Ariana Grande masuk dalam daftar musisi yang menyatakan keberatan atau minta agar lagu mereka dihapus dari unggahan Gedung Putih maupun tim Donald Trump.

Diberitakan sebelumnya, lagu milik Taylor Swift dan Bad Bunny baru-baru ini dihapus dari unggahan-unggahan tersebut, sementara musisi Noah Kahan mengambil sikap lebih tegas.
Juli 2026, Noah Kahan mencak-mencak setelah Gedung Putih memakai lagunya, “American Cars” di Instagram.

“Saya tidak akan pernah menyetujui penggunaan musik saya untuk mendukung Anda ataupun pemerintahan ini,” cetusnya.

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles