Kabar Dolly Parton meninggal dunia akhirnya tiba di Gedung Putih, Amerika Serikat (AS). Presiden AS, Donald Trump menyampaikan penghormatan kepada Dolly Parton tak lama setelah kabar duka tersiar.
Ia merespons kabar Dolly Parton mangkat dengan memerintahkan pengibaran bendera AS setengah tiang demi menghormati pelantun “I Will Always Love You.” Tak hanya itu, Donald Trump menyebut Dolly Parton penyanyi country terhebat sepanjang masa. Meninggalnya Dolly Parton, kehilangan besar bagi jutaan orang.
Deadline, pada Selasa (25/8/2026), mengabarkan, Donald Trump merespons kabar duka di Truth Social dengan mencuit, “Sangat sedih untuk mengabarkan Dolly Parton —salah satu penyanyi musik country terhebat sepanjang masa, bahkan lebih dari itu—meninggal dunia. Ini kehilangan yang nyata bagi jutaan orang. Tidak pernah ada sosok seperti dia, dan tidak akan pernah ada lagi.” Dolly Parton memang salah satu artis yang dampaknya melintasi generasi dari era Whitney Houston, Taylor Swift, Beyonce, hingga Sabrina Carpenter.
Donald Trump pun memberi penghormatan terakhir. “Sebagai bentuk penghormatan, saya perintahkan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh wilayah AS selama satu minggu, dimulai malam ini pukul 18.00. Beristirahatlah dengan tenang, Dolly! Dunia mencintaimu.”
Dolly Parton meninggal dunia di Nashville, AS, Selasa (25/8/2026) waktu setempat setelah berjuang melawan kanker. Donald Trump bukan satu-satunya politisi yang memberi penghormatan terakhir untuk Dolly Parton.
Mantan presiden AS, Bill Clinton, mengenang Dolly Parton sebagai sosok tiada dua, penulis lagu, dan performer hebat yang berkarya dalam kejujuran, kerendahan hati, serta ketulusan. Terang-terangan, Bill Clinton mengaku mengagumi Dolly Parton sejak lama.
“Hillary dan saya fans beratnya. Kami pertama kali nonton penampilannya pada 1974, dan selalu bersyukur atas musik serta kenangan yang diberikan. Doa dan simpati kami untuk keluarga, fans yang tak terhitung jumlahnya, dan semua yang mencintainya,” ujarnya.
Melansir dari Rolling Stone, Rabu (26/8/2026), mantan presiden AS, Barack Obama juga bersuara setelah mendengar Dolly Parton mangkat dalam usia 80 tahun. Di medsos, ia menyoroti latar belakang hidup Dolly Parton yang sederhana dan dampaknya yang luar biasa.
“Sulit membayangkan ada orang yang memberi dampak lebih besar daripada Dolly Parton. Lahir di pondok sederhana, ia meraih 11 penghargaan Grammy dan satu Emmy, membangun kerajaan bisnis, membantu jutaan anak belajar membaca,” tulis Barack Obama.
Barack Obama juga mengenang kontribusi Dolly Parton dalam mempercepat penelitian yang menghasilkan vaksin Covid-19 Moderna. Rekam jejak Dolly Parton benar-benar gemilang.
“Sungguh perjalanan hidup yang luar biasa. Saya dan Michelle turut memikirkan keluarga Dolly serta para penggemarnya yang begitu banyak,” demikian Barack Obama mengakhiri.






