Tak mudah bagi Kiky Saputri lantaran dalam dua tahun terakhir menghadapi nyinyiran hingga hujatan gara-gara pilihan politiknya pada 2024. Kabarnya, hujatan itu masih berlangsung hingga kini. Bahkan, Kiky Saputri mengaku menerima sumpah serapah.
Salah satu yang kerap dijadikan materi hujatan untuknya adalah istilah “berjuang dari dalam.” Tak tahan lantaran terus-terusan menjadi sasaran “tembak” netizen, Kiky Saputri mengklarifikasi dan minta maaf ke publik lewat cuitan di Threads, pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Ini bermula kala seorang netizen dengan akun @dan** mengingatkan Kiky Saputri bahwa reaksi timbul karena adanya sebab dari perkataan dan tindakan sebelumnya. Itu riil bukan fitnah. “Semoga kamu tetap bisa membuktikan mengubah dari dalam in a good way ya, biar juga bisa menjadi ladang pahala untukmu,” tulisnya, kemarin.
Merespons cuitan ini, bintang film Imperfect meminta yang bersangkutan mencermati kembali konteks unggahan “berjuang dari dalam” yang sempat viral di jagat maya hingga memantik reaksi beragam.
“Itu adalah postingan foto saya & bang Ate yang saat itu menjadi cohost di acara podcast mas Kaesang dan postingan itu dibuat karena orang2 menyerang kami dengan bilang: Bilangin tuh bos lu Kaesang jangan maju jadi Gubernur. Gara-gara dia orang jadi demo,” ungkapnya.
Kala itu, Kiky Saputri dan komika Ate tak bisa ikut demo turun ke jalan karena sejumlah alasan. Pertama, Kiky Saputri lagi hamil. Kedua, karena pekerjaan. Ia dan Ate sedang syuting program variety show di salah satu stasiun televisi swasta.
Kiky Saputri menyayangkan, frasa “mengubah dari dalam” kemudian digoreng lalu jadi bumerang untuknya. Hingga kini, bintang komedi situasi Lapor Pak menyadari ada banyak yang kecewa padanya.
“Sampai detik ini, saya menyadari betul banyak orang yang merasa kecewa dengan saya karena kita berbeda pilihan politik,” keluh Kiky Saputri di Threads, lalu mengaku lelah dengan keadaan.
“Tapi saya juga lelah meladeni orang-orang yg menghujat dan memfitnah tanpa mau cari tahu konteks awal dan kebenarannya seperti apa, bahkan sampai menyumpahi anak saya mati,” paparnya panjang.
Kiky Saputri mengingatkan publik bahwa terlepas dari pilihan politiknya di masa lalu, sebagai seniman ia tetap kritis merespons berbagai situasi yang terjadi di masyarakat Indonesia belakangan ini.
Dalam pengakuannya, meski telah bersuara untuk masyarakat, tetap saja badai hujatan tak kunjung reda. Kalau sudah begini, tak ada lagi yang bisa dilakukan selain minta maaf kepada masyarakat Indonesia.
“Saat saya bersuara pun, kalian tetap menghujat saya dan anak saya. Saya minta maaf sebesar-besarnya atas kata2 dan tindakan saya yang pernah menyakiti teman-teman semua,” pungkas Kiky Saputri.






