Ashanty membawa perubahan besar dalam penampilannya setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Istri Anang Hermansyah itu kini mulai mengenakan hijab dan mengaku keputusan tersebut lahir dari proses batin yang ia alami selama beribadah.
Penyanyi berusia 41 tahun tersebut merasa tersadar setelah kembali memikirkan keinginannya untuk selalu tampil cantik dan terlihat lebih muda. Ia pun mulai menata ulang koleksi pakaian yang selama ini memenuhi lemari, termasuk busana ketat yang belum pernah ia kenakan.
“Maksud aku, aku tuh mau berhijab tuh bener-bener bukan karena orang lain. Tapi memang kayak aku ngerasa ya… kayak tiba-tiba pas lagi ibadah kemarin itu… lagi pakai baju-baju olahraga yang kayak kelihatan bentuk badannya, mau lari gitu, yang lagi ngetat-ngetat, wah kayaknya duniawi itu lagi kenceng banget. Terus pas haji kayak, ‘Udahlah…’. Pas haji kan nggak tiba-tiba bisa berangkat itu Masyaallah ya. Pasti ada… 45 atau 50 gitu mikirnya,” ucap Ashanty saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).
Berbagai pengalaman selama berada di Tanah Suci membuat Ashanty kembali mempertanyakan ambisi duniawi yang selama ini ia kejar. Ia kemudian memilih untuk menjalani proses berhijab secara perlahan tanpa memaksakan diri.
“Tiba-tiba ada beberapa kejadian di sana yang membuat aku kayak, ‘Oh gini ya’, ‘Oh gitu ya’, ‘Oh kok aku gini ya’. Kayak… ‘Duniawi kamu kuat banget’, kayak, ‘Kamu pengen lebih cantik dari siapa sih?’, ‘Pengen lebih muda dari siapa sih?’. Kayak nggak tahu diri, aku ngerasanya pas aku di sana. Terus ya sudahlah, mungkin emang harus menyingkirkan baju-baju yang udah aku beli banyak banget itu. Tiba-tiba ya udah, akhirnya aku memutuskan… di saat lagi begitu terus aku pikir ya sudahlah. Ada beberapa hal yang aku lalui, kejadian di sana yang membuat aku, ‘Ya udah coba berproses’,” Ashanty melanjutkan.
Keputusan tersebut membuat Ashanty mulai memilah pakaian yang tidak lagi sesuai dengan penampilan barunya. Ibu sambung Aurel Hermansyah itu bahkan berencana menjual sejumlah koleksi melalui sistem preloved, termasuk pakaian yang masih memiliki label harga.
“Ya udah aku singkir-singkirin itu baju aku jual, preloved. Bahkan belum jadi preloved karena belum dipakai, masih banyak yang ada tag-nya. Terus aku kayak… singkir-singkirin pusing mata gitu. ‘Ya udah kalau emang belum siap jangan dipaksa-paksa deh, kalau niat ya udah niat aja’,” katanya.
Ashanty juga mengakui proses mengenakan hijab tidak selalu berjalan mulus karena keimanan seseorang bisa mengalami pasang surut. Meski begitu, ia merasa sudah menemukan kenyamanan dengan penampilan barunya dan memilih untuk terus belajar.
“Begitu di Jakarta, iman itu kan naik turun ya, ada saatnya kayak ‘ih gila tetep pengen lihat foto-fotoku yang rambutnya lagi begini cantik ya’, ‘ih lihat orang…’, tapi ya udah… abis itu mau dikejar sampai mana sih? Jadi ya aku juga kayak… belum pakem-pakem banget pakai hijabnya, cuma aku merasa ya udah, aku ngerasa ya udah nyaman,” lanjut Ashanty.
Dalam proses tersebut, Ashanty mendapat dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekatnya. Ia bahkan mengaku menerima banyak kiriman hijab, termasuk koleksi dari Aurel Hermansyah, sehingga kini memiliki banyak pilihan warna dan model.
“Masyaallah, banyak banget. Ini Zia nanti mau kirimin warna katanya. Terus temen-temenku yang punya jualan hijab pada ngirimin. Masyaallah, terima kasih ya,” ucap Ashanty.
Ashanty memilih gaya hijab yang praktis karena belum terbiasa dengan model yang memiliki banyak lilitan. Ia juga mengaku lebih nyaman memakai pashmina sederhana dan tidak terlalu ketat karena bagian telinganya mudah terasa sakit.
“Kirimin malah semua produk, semua warna, semua model dikirimin sama Aurel,” katanya.
Selain menyesuaikan penampilan, Ashanty tetap menjalankan pekerjaannya sebagai Brand Ambassador produk perhiasan. Ia pun mencari cara agar komitmen profesionalnya tetap berjalan meski kini mulai mengenakan hijab.
“Terus aku tuh orangnya nggak bisa pakai yang daleman yang kenceng banget, ciput yang terlalu keras, kupingnya tuh kayak tulangnya sebelah kiri nongol. Jadi kalau kayak gini kan… ini kan pelan-pelan untuk mungkin berhijab ya. Ini tampilan simpel juga nggak sih? Kayak… ini pas banget nih untuk Bunda yang masih belajar. Emang sukanya yang gitu, kalau hijab pengennya yang simpel-simpel aja, yang penting menutup kepala,” ujarnya.





