Penyanyi kenamaan Rini Fatimah Zaelani kembali mencuri perhatian publik setelah tujuh tahun menepi dari gemerlap panggung musik hiburan Tanah Air di Jakarta. Pasalnya, keputusan besar saat Syahrini tinggalkan gaya hidup diva kini memperlihatkan kedewasaan baru dalam mengarungi biduk rumah tangga bersama sang suami, Reino Barack. Ibu satu anak ini mengaku sangat menikmati perannya sebagai ibu rumah tangga yang mandiri dan telaten mengurus keluarga.
Perubahan paling mencolok terlihat dari jam biologis sang artis yang kini terbiasa menyambut fajar demi mendampingi tumbuh kembang sang buah hati. Selain itu, pelantun tembang Sesuatu ini secara sukarela menanggalkan kebiasaan tidur larut malam yang dahulu melekat erat pada profesi panggungnya.
“Jujur aku nggak bangun pagi kalau bukan ada baby. Kita habis salat Subuh biasa tidur lagi, sekarang nggak bisa karena baby bangun pagi. Jadi aku sekarang morning person,” tegasnya mengenai perubahan jam biologisnya.
Tanggalkan Atribut Kemewahan dan Masak Sendiri
Sosok yang dahulu identik dengan riasan tebal dan bulu mata palsu lentik ini memilih tampil bersahaja tanpa polesan glamor saat berada di dalam rumah. Oleh karena itu, ia bahkan menolak menyerahkan urusan nutrisi sang buah hati kepada pengasuh anak demi memenuhi naluri keibuannya.
“Dari nikah tanpa bulu mata, oh enak juga ya. Langsung dicopot tuh atribut Syahrini. Di rumah aku nggak pernah pakai bulu mata udah lama. Ini kalau mau tampil baru aku pakai lagi,” tuturnya seraya tertawa.
“Aku nggak mau yang membuat makanan anakku adalah suster-nya atau mbak-nya di rumah, nggak mau. Semua tuh aku buat sendiri. Aku masak sendiri sekarang khusus makanan anakku ya,” jelas pelantun Kandas tersebut.
Belajar Disiplin Waktu dan Kepraktisan Hidup
Kehidupan pernikahan turut menempa kedisiplinan sang figur publik dalam menghargai ketepatan waktu bersama keluarga besar sang suami. Di sisi lain, ia perlahan mengadopsi gaya hidup praktis dan cekatan saat menyiapkan perlengkapan bepergian tanpa merepotkan banyak orang.
“Tiba-tiba aku harus yang on-time. Belajar on-time Choky salah satunya. Bagaimana aku harus on-time dengan waktu, aku harus 30 menit udah ready dan udah ada di restoran itu. Awalnya ada keterlambatan, lama-lama malu sendiri,” cerita Syahrini mengenai adaptasi disiplin keluarga suaminya.
“Kalau ini kok keluarga simpel banget ya, hanya satu mobil, kalau pergi juga simpel-simpel handcarry. Aku belajar packing. Terbiasa semua tuh belum biasa ternyata, alah bisa karena biasa,” tambahnya.
Syahrini Tinggalkan Gaya Hidup Diva demi Mahkota Rumah Tangga
Perempuan berusia 44 tahun ini memandang bahwa rida dan restu sang suami merupakan fondasi spiritual utama dalam meraih ketenteraman hidup. Pasalnya, ia menempatkan ketaatan melayani keluarga sebagai prioritas tertinggi yang melampaui segala pencapaian gemerlap karier masa lalunya.
“Boleh saja berkarya, tapi hari ini kita harus sadar kita siapa: kita istri. Apalagi sekarang aku seorang ibu. Bagaimana peran itu menjadi lebih yang utama daripada yang ini (karier),” tutup Syahrini dengan bijak.
Alhasil, pembuktian nyata saat Syahrini tinggalkan gaya hidup diva menuai decak kagum dan pujian hangat dari jutaan penggemar setianya di media sosial. Generasi muda kini memetik pelajaran inspiratif tentang makna ketulusan seorang wanita dalam mencurahkan segenap kasih sayang demi kebahagiaan keluarga kecilnya.






