spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Kesaksian Felicya Angelista Terbang ke Solo Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi

Sejumlah selebritas Tanah Air berbagi kesaksian saat pindah kota dengan pesawat di tengah lonjakan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Salah satunya, Felicya Angelista yang terbang ke Solo, Jawa Tengah, untuk menghadiri acara di Pura Mangkungaran.

Sebelum terbang ke Solo, Felicya Angelista mewanti-wanti suami, Immanuel Caesar Hito, jika terjadi apa-apa, maka ia akan kembali ke Jakarta lewat jalur darat. Felicya Angelista bahkan sempat melirik opsi naik kereta api atau mobil. Sejak awal, hatinya tergerak untuk membahas hal ini bareng pasangan.

Benar saja. Sejumlah maskapai mengumumkan pembatalan jadwal terbang karena aktivitas Gunung Anak Krakatau meninggi. Erupsi memantik hujan abu yang menyebar ke sebagian Pulau Jawa, Sumatra, dan Samudra Hindia.

“Ternyata di keesokan harinya penerbangan aku benar-benar di-cancel, tapi Tuhan sudah kasih tahu sama aku duluan sama persis sama yang Tuhan bilang,” kata Felicya Angelista lalu mengutip Mazmur 25: 14. Lewat video di akun Instagram terverifikasi, ia mengenang momen melihat gunung-gunung dari jendela pesawat.

Setelahnya, suara hati menggerakkan Felicya Angelista untuk mendoakan aktivitas sejumlah gunung agar tenang dan aman. Ibu dua anak ini juga mendoakan agar Tuhan menjaga warga yang bermukim di sekitar gunung. Saat hati bersuara, Felicya Angelista menindaklanjuti.

“Aku taat dan aku langsung berdoa yang Tuhan perintahkan. Yang Tuhan taruh di hati aku untuk aku doakan. Aku baru tahu, hotelku bisa melihat gunung Merapi dan gunung Merbabu. Enggak tahu kenapa mataku itu selalu tertuju sama gunung,” ujarnya pada 8 September 2026.

 

Rasa Takut

Jujur, Felicya Angelista waswas kala mendengar kabar aktivitas sejumlah gunung di Tanah Air meningkat. Namanya juga manusia, pasti pernah waswas dan takut. Apalagi, saat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mendarat di rumahnya.

“Jangan mau dikalahkan dengan rasa takut. Aku dikirimi sama Hito tentang keadaan di rumah sudah ada abu vulkanik depan rumah. Tapi Tuhan kasih aku ketenangan. Ada Tuhan Yesus yang menjaga Hito dan anak-anak di Jakarta,” ujar Felicya Angelista.

Hidup dalam ketidakpastian, Felicya Angelista memilih untuk berserah kepada Sang Khalik sembari terus bekerja mencari nafkah halal. Ia menyadari, hidup dalam jalan Tuhan tak serta merta membuat segalanya jadi gampang dan baik-baik saja.

 

Ketika Kita Berdoa

“Tuhan enggak pernah bilang, bahwa hidup kita jika dekat dengan Tuhan, jalannya akan rata-rata saja atau enggak akan ada masalah. Enggak. Tapi, yang Tuhan bilang: Aku besertamu, aku berada di kapal yang sama denganmu,” imbuhnya

Perjalanan singkat ke Solo mengajari Felicya Angelista banyak hal. Dalam fase genting, ia terus berjuang dan melibatkan Tuhan lewat doa yang lahir dari iman. Dengan begitu, Felicya Angelista merasa ditemani Tuhan Yang Mahaesa.

“Ketika kita berdoa, kita membangun hubungan dua arah dengan Tuhan Yesus. Jadi kita juga bisa belajar peka dan mendengar suara Tuhan dan apa kehendak Tuhan dalam hidup kita,” pungkas Felicya Angelista.

 

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles