spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Anjing Peliharaan Lukai Pegawai, Chris Brown Didenda Rp233 Miliar

Musisi asal Amerika Serikat, Chris Brown, kembali menjadi sorotan setelah dinyatakan bersalah dalam gugatan perdata terkait serangan anjing yang melibatkan salah satu pegawainya. Penyanyi berusia 37 tahun itu diwajibkan membayar ganti rugi sebesar US$12,9 juta atau sekitar Rp233 miliar kepada korban atas insiden yang terjadi pada 2020.

Mengutip laporan Billboard, putusan tersebut dibacakan setelah persidangan selama dua pekan di Los Angeles, California. Dewan juri memenangkan gugatan yang diajukan Maria Avila, seorang pegawai yang mengalami luka berat akibat diserang anjing milik Chris Brown di kediamannya di kawasan Tarzana.

Dalam persidangan terungkap, Avila diserang seekor anjing gembala ras Kaukasia bernama Hades yang memiliki bobot sekitar 90 kilogram. Insiden itu terjadi ketika ia sedang membuang sampah di rumah pelantun lagu *With You* tersebut.

Avila menjelaskan bahwa serangan itu menyebabkan luka yang sangat serius. Ia mengalami cacat permanen pada wajah, bekas luka di sejumlah bagian tubuh, kehilangan sebagian penglihatan, hingga kerusakan saraf setelah digigit dan diseret oleh anjing tersebut.

Sebelum proses persidangan berlangsung, Chris Brown mengaku bertanggung jawab sebagai pemilik properti tempat kejadian berlangsung. Namun, ia tetap membantah tingkat keparahan luka yang dialami korban dan menilai Maria Avila turut memiliki andil dalam insiden tersebut.

Baca Juga: Kata Inul Daratista Tentang Namanya Ada Dalam List Artis Terkaya

Dalam keterangannya di pengadilan, Brown juga menjelaskan alasan meninggalkan lokasi setelah kejadian. Ia mengaku baru hendak mandi ketika mendengar suara anjing menggeram dan mendapati Avila sudah tergeletak dengan kondisi penuh darah saat turun ke lantai bawah.

Atas saran manajernya, penyanyi yang merupakan ayah tiga anak itu memilih meninggalkan rumah sebelum petugas darurat datang. Brown beralasan kehadirannya dikhawatirkan akan menarik perhatian media, sementara korban akhirnya mendapatkan pertolongan dari pegawai lain yang berada di lokasi.

Chris Brown juga menyatakan bahwa Hades bukan merupakan hewan peliharaan pribadinya. Menurutnya, anjing tersebut dibeli dan dipelihara oleh tim keamanan untuk membantu melindungi rumah dari ancaman pencurian maupun penguntit.

Brown mengklaim telah memperingatkan Maria Avila dan saudara perempuannya, Patricia, bahwa kedua anjing penjaga di rumah tersebut tidak bersahabat. Namun, keduanya membantah pernah menerima peringatan itu dan menyebut kendala bahasa membuat percakapan seperti yang diklaim Brown tidak pernah terjadi.

Dalam kesaksiannya, Maria Avila mengungkapkan bahwa dirinya masih merasakan dampak berat hingga kini. Ia mengaku mengalami bekas luka permanen di wajah dan lengan kiri, menjalani operasi cangkok kulit dari bagian perut, tidak bisa kembali bekerja sebagai pembantu rumah tangga karena keterbatasan gerak, serta menderita gangguan stres pascatrauma (PTSD) yang membuatnya tidak sanggup berada di dekat anjing.

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles