spot_img

Top 5 This Week

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Posts

Zaskia Adya Mecca Pilih Jujur Saat Izinkan Anak Bolos Sekolah

Zaskia Adya Mecca punya cara tersendiri dalam mengasuh lima anaknya, terutama soal urusan sekolah. Istri sutradara Hanung Bramantyo itu memilih terbuka kepada guru ketika anaknya perlu izin tidak masuk sekolah.

Zaskia mengaku senang melihat anak-anaknya kembali bersekolah setelah menjalani libur panjang. Menurutnya, rutinitas sekolah membantu anak-anak kembali memiliki jadwal harian yang lebih teratur.

“Iya seneng banget sih anak udah mulai sekolah karena kalau di rumah kan kayak udah sebulan lebih di rumah kayak ‘Aah mau ngapain lagi’ gitu kan. Dan anak kalau nggak sekolah kan hidupnya berantakan ya, tidur baru jam 1 pagi, bangun jam 11 siang gitu. Jadi happy banget buat sekolah. Walaupun kemarin pas sekolah kan sempet pas lagi Piala Dunia kan. Terus kayak anak-anak ‘Dia boleh izin sekolah nggak?’ gitu,” ucap Zaskia Adya Mecca saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Pola asuh Zaskia sempat menarik perhatian setelah ia membagikan percakapan dengan guru ketika meminta izin anaknya menonton Piala Dunia. Ia tidak memakai alasan sakit atau acara keluarga, melainkan menyampaikan alasan sebenarnya.

“Ya kalau buat aku ya Piala Dunia kan 4 tahun sekali, gitu, ya udah kenapa nggak? Dan buat aku itu kayak momen nggak sih? Momen bapak sama anak buat quality time nonton bareng itu akan jadi terus kenangan gitu walaupun harus bolos sekolah. Cuma ya kemaren sempet rame aku posting karena aku postingnya kayak terus terang sama guru, ‘Izin ya anakku nonton Piala Dunia’ gitu kan. Ternyata banyak ibu-ibu yang langsung nge-japri aku, ‘Boleh izin sekolah? Gue bilang ada acara keluarga. Gurunya malah jawab acara keluarganya apa ya kalau boleh tahu?'” tuturnya.

Bagi Zaskia, kejujuran kepada guru terasa lebih baik daripada membuat alasan yang tidak sesuai kenyataan. Ia juga tidak hanya memberi izin ketika anak ingin menikmati momen tertentu, tetapi turut memperhatikan kondisi emosional mereka.

“Nah, kan mending jujur aja dari awal. Tapi emang aku menjalani kehidupan anak sekolah dengan izin-izin sekolah tuh kalau dulu kan kita acara keluarga apa segala macem. Kalau aku tuh terbiasa sama guru-guru sekarang kayak terus terang aja. Misalnya, ‘Bu, anaknya nggak mau sekolah, lagi ini’ atau nggak ‘Anak aku lagi sedih, jangan kaget Bu anak aku lagi patah hati dan dia lagi nangis semaleman, dia nggak bisa bangun hari ini’. Gitu. Jadi aku emang terbiasa menceritakan apa-apa izin karena apa, karena ya buat aku ya pasti orang nggak harus alasan sakit kok kalau butuh waktu istirahat,” pungkasnya.

Di luar urusan izin sekolah, Zaskia juga harus menjalani rutinitas padat setiap pagi sebagai ibu dari lima anak. Ia bahkan mengandalkan empat sepeda motor untuk mengantar anak-anaknya ke sekolah yang memiliki jadwal masuk hampir bersamaan.

“Iya! Deg-degan banget! Ya kebetulan aku kan kalau nganter anak sekolah tiap hari kan naik motor gitu kan. Terus karena anaknya ada 5, kita butuh 4 motor. Jadi orang rumahku udah ada 3, mereka bolak-balik. Dan kita juga sekolah anakku berangkatnya on-time semua, jadi butuh 4 motor di waktu bersamaan. Aku dapet motor terakhir yang bensinnya abis,” ucapnya.

Pengalaman tersebut sempat membuat Zaskia panik ketika indikator bensin motor yang ia kendarai berkedip merah. Ia bahkan mengurangi kecepatan karena khawatir kendaraan itu mogok sebelum sampai ke sekolah.

“Sebel banget udah nyitir pelan-pelan gitu kan, karena kan kalau kita naik mobil bensin udah mau mati itu biasanya tinggal 5 kilo perjalanan. Jadi pas motor kedip-kedip aku jalan pelan-pelan. Taunya pas di-browsing, ternyata motor Beat itu kalau bensinnya kedip-kedip bisa 30 sampai 40 kilo, guys! Jauh banget! Aku udah bawa cuma kayak… perjalanan 4 kilo gitu ya, jadi banyak tahu banyak hal. Jadi seneng aja sekarang udah biasa nganter anak sekolah lagi gitu-gitu,” jelasnya.

Zaskia justru menikmati rutinitas tersebut karena bisa menghabiskan waktu bersama anak-anak di tengah padatnya aktivitas. Ia bahkan kerap bercanda dengan anak-anaknya saat berhasil melewati kendaraan lain di tengah kemacetan Jakarta.

“Tiap pagi ya bolak-balik antar-antar motor. Jadi kadang-kadang dua rit balik. Tapi buat aku seneng sih, apalagi kan di sekolahnya 90 persen orang nganter naik mobil gitu kan. Jadi aku ama anakku, ‘Liat berapa temen kamu yang kita balap hari ini?’. Gitu karena ya kita kan macet apakah, jadi ngelewatin, jadi anak aku tuh malah happy banget malah udah nggak ada yang mau dianter naik mobil,” katanya.

Setelah seluruh anaknya berangkat sekolah, Zaskia baru memiliki waktu untuk mengurus pekerjaan hingga siang hari. Ia kemudian kembali memusatkan perhatian kepada anak-anak ketika mereka pulang sekolah.

“Terus nih karena anak semua udah sekolah, jam-jam segini tuh jam-jam kayak aku punya waktu kosong sampai jam 3 sore setiap hari. Nah, di waktu kosong ketika anak sekolah itu adalah waktuku kerja. Nanti anak-anak pulang sekolah jam 4 baru fokus sama mereka,” tutup Zaskia.

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles